Top
    bdk_medan@kemenag.go.id
ISRA MIRAJ DAN PENYAMBUTAN BULAN SUCI RAMADHAN TAHUN 1439 HIJRIAH

ISRA MIRAJ DAN PENYAMBUTAN BULAN SUCI RAMADHAN TAHUN 1439 HIJRIAH

Senin, 14 Mei 2018
Kategori : Berita
207 kali dibaca

ISRA MIRAJ DAN PENYAMBUTAN BULAN SUCI RAMADHAN TAHUN 1439 HIJRIAH

Medan. BDK.Medan. Senin, 14 /05/2018, Pada sela-sela kesibukan Balai Diklat Keagamaan Medan melaksanakan kegiatan kediklatan, BDK Medan mengadakan acara Isra miraj dan penyambutan bulan suci Ramadhan tahun 1439 Hijriah, acara dihadiri oleh pejabat di lingkungan BDK Medan, seluruh pegawai dan tenaga honorer beserta keluarga besar BDK Medan .

Acara yang diprotokoli oleh Nuhamidah Siregar, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Usman Abdi mambacakan Surat Albaqaah Ayat 183 s.d 185, dilanjutkan dengan sambutan panitia pelaksana oleh Najamuddin, M.Ag dan Pengarahan Oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan Medan bapak Drs. H. Khoirul Amani, MA. Khoirul Amani pada pengarahannya berpesan agar kita bersungguh-sungguh mendengarkan tausiah dari Ustadz yang sengaja diundang, karena ini bagian dari mencari ilmu dalam angka merubah perilaku kita menjadi lebih baik apalagi kita akan menghadipi satu bulan yang penuh tantangan hawa nafsu. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai dan tenaga honorer yang berkenan hadir pada acara ini.

Pada kesempatan ini diserahkan juga cindera mata kepada pegawai BDK Medan yang Purna Bakti yaitu Bapak Rusdi, cindera mata diserahkan oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan Medan disaksikan oleh Pejabat eselon IV dan seluruh undangan.

Pada tausiah kali ini Bapak H. Sutan Syarir Dalimunthe, MA yang menjadi penceramah membeikan tausiah yang intinya sebagai berikut :

Ada tiga hal yang dapat dianalisa dari peristiwa Isra dan Mi'raj yaitu :

  1. Cepat, Peristiwa Isra dan mi'raj terjadi dalam waktu yang cepat, jarak masjidil haram dan masjidil Aqsa sejauh lebih kuang 1500 KM ditempuh dalam waktu tidak sampai 1 malam, contoh lain kecepatan anak-anak dalam membaca dan menghafal Alqu'an pada usia dini menjadi bukti bahwa cepat adalah hikmah dari Isra mi'raj itu sendiri. Dengan syarat bertawakallah kepada Allah niscaya Allah akan memberikan Ilmu kepada kita.
  2. Jauh, Peristiwa Isra dan mi'raj adalah melakukan pejalanan yang jauh dari Madjid Haram ke Masjidil Aqsa dan sidratul Muntaha yang Malaikat Jibril tidak mampu turut Rasulullah SAW kesana menghadap Allah, Hasilnya adalah Sholat Lima Waktu sehari semalam. Ketika kita diberi sesuatu yang baru Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita jadi jangan takut mencoba yang baru dengan tujuan baik.
  3. Tinggi, Peristiwa Isra dan mi'raj juga mengadung peristiwa kejadian yang tinggi yaitu dari bumi ke langit, jadi untuk kehidupan yang berhasil kita harus mempunyai target yang tinggi dan besar untuk kemaslahat hidup kita di dunia dan akhirat, tidak bisa dengan biasa-biasa saja.

Pada Akhir tausiahnya, untuk menghadapi bulan suci Ramadhan kita harus mempersiapkan bathin dan Rohani kita mengahadapi perang hawa nafsu yang selalu menyertai hidup dan kehidupan kita ini. (MR)


Sumber :

Penulis :

Editor :

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP