Top
    bdk_medan@kemenag.go.id
Khoirul Buka DDWK di Lingkungan Kankemenag Asahan

Khoirul Buka DDWK di Lingkungan Kankemenag Asahan

Selasa, 31 Juli 2018
Kategori : Berita
246 kali dibaca

Kepala Balai Diklat Keagamaan Medan Drs. H. Khoirul Amani, MA didampingi Kasi Penmad Kankemenag Asahan Swastati Sagala, M. Si membuka secara resmi Diklat Di Wilayah Kerja ( DDWK ) Teknis Substantif Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ) bagi guru IPS Madrasah di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Asahan di Aula Kankemenag Asahan, Senin 30 Juli 2018.

Khoirul Amani pertama sekali menyampaikan salamnya kepada Kakankemenag Asahan yang saat ini sedang melaksanakan ibadah haji dan pada Kasubbag Tata Usaha yang saat ini sedang mengantar JCH Kabupaten Asahan yang tergabung dalam kloter 9 . Dilanjutkannya bahwa DDWK ini harus dapat membuat Aparatur Sipil Negara yang provesional dibidangnya dan berkualitas. Setelah melaksanakan DDWK nantinya peserta DDWK yang diikuti 30 orang guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial pada MI, MTs dan MA yang ada dilingkungan Kabupaten Asahan harus menyampaikan apa yang disebut dengan RTL atau Rencana Tindak lanjut.

Semakin hari Kementerian Agama Republik Indonesia akan membuat inovasi kepada DDWK yang dulu namnya DDTK. Bisa saja kedepannnya akan dibuat DDWK dengan lokasi refresentatif tidak monoton hanya di Aula Kantor. Misalnya saja di lokasi pantai, atau di cafe yang mempunyai aula pertemuan . Juga mungkin kita akan mengacu kepada pendidikan di negara yang paling baik dalam dunia pendidikan Firlandia. Pendidikan yang tidak membedakan ras, suku dan warna kulit yang menghantarkan siswanya yang tamat sekolah menengah dikhususkan kepada sudut keinginan dan diwadahi pemerintahnya dengan masyarakat.

Kita juga akan mengacu kepada yang lebih baik lagi, maka dengan DDWK ini diharapkan guru madrasah dapat memberikan yang terbaik buat siswanya dengan segala keprofesionalannya dan itulah yang diinginkan hingga siswa tidak jenuh akan suatu pelajaran, malah akan membangkitkan semangat mereka untuk belajar lebih baik lagi sehingga ada perubahan pada siswa tersebut. Yang dulu umpanya kalau masuk kelas teratur satu persatu dan saat pulang berebutan, ini akan menjadi saat masuk dan keluar kelas akan tetap satu persatu / teratur. Hal ini dikarenakan para siswa sudah tidak jenuh akan apa yang dipelajari di madrasah dan mereka enjoy dalam melaksanakan tugasnya sebagai pelajar.

Sementara itu dikesempatan yang sama ketua panitia kegiatan Drs. H. Muhammad Halomoan, Mpd yang diwakili wakil ketua H. Yusri Tamrin, S.Pd melaporkan bahwa tujuan DDWK ini untuk mningkatkan kompetensi guru IPS dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik pada madrasah, juga meningkatkan kompetensi penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ) bagi guru IPS. Kegiatan DDWK akan dilaksanakan selama 6 hari mulai tanggal 30 Juli s.d 4 Agustus 2018 dengan tenaga pengajar/widyaiswara dari balai Diklat Keagamaan Medan , Pejabat Struktural dari BDK Medan dan Pejabat Struktural dari Kankemenag Asahan.

Ditambahkannya bahwa kurikulum diklat ini berjumlah 50 jam pelajaran yang berasal dari Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kementerian Agama Jakarta . Bagi peserta yang telah menyelesaikan seluruh program akan mendapatkan sertifikat dan setiap widyaiswara akan diberi penilaian tertulis oleh setiap peserta kegiatan (Sumber sumut.kemenag.go.id) (Tts).


Sumber :

Penulis :

Editor :

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP