Top
    bdk_medan@kemenag.go.id
Khoirul ; Gunakan Waktu Untuk Belajar

Khoirul ; Gunakan Waktu Untuk Belajar

Kamis, 8 Februari 2018
Kategori : Berita
238 kali dibaca

Medan.BDKMedan. Balai Diklat Keagamaan (BDK) Medan kembali membuka 3 jenis Diklat di Aula Abdul Haris Nasution kampus BDK Medan pada hari Kamis 08 Februari 2018. Ketiga jenis diklat dimaksud adalah Diklat Teknis Substantif Guru Matematika Madrasah Ibtidaiyah, Diklat Teknis Substantif Guru Tematik Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah dan Diklat Teknis Substantif Guru Bimbingan Konseling Madrasah Tsanawiyah. Ketiganya yang akan berlangsung selama 7 hari dimulai dari tanggal 08 s.d 14 Februari 2018.

Kepala BDK Medan Drs. H. Khoirul Amani,M.A. yang berkenan membuka kegiatan tersebut menyampaikan kepada peserta untuk dapat manfaatkanlah waktu selama 7 hari semaksimal mungkin dengan belajar bersungguh-sungguh, gunakan waktu belajar untuk belajar dan waktunya istirahat untuk istirahat. Dengan kesungguhan Inshaallah hasil yang diperoleh juga akan maksimal. Khoirul menambahkan diklat di Tahun ini berbeda dari diklat yang tahun-tahun sebelumnya, Tahun ini setiap peserta yang telah selesai mengikuti diklat tidak langsung mendapat sertifikat tapi harus terlebih dahulu menyelesaikan Rencana Tindak Lanjut (RTL) di Instansinya masing-masing. Setelah RTL selesai dan mengirimkan dokumen RTL nya ke email BDK Medan baru sertifikat akan diberikan. Adapun batas penyelesaian dan pengiriman RTL adalah 30 hari� setelah peserta selesai mengikuti kegiatan diklat.

Pada kesempatan sebelumnya Dra. Yusra pada laporannya menyampaikan ketiga jenis diklat dimaksud diikuti masing-masing 30 orang peserta yang berasal dari Kankemenag Kab/Kota se Provinsi Sumatera Utara. Dan pada pelaksanaanya menggunaka kurikulum yang berasal dari Pusdiklat Tenaga Teknis Jakarta dengan jumlah 60 jam pelajaran. Lebih lanjut Yusra melaporkan ada 4 tujuan utama dilaksanakannya ketiga diklat tersebut, yang pertama adalah untuk meningkatkan Pengetahuan, Keahlian, Keterampilan dan Sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan diklat. Kedua untuk menciptakan Aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa, Ketiga untuk Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat, dan yang keempat untuk menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas demi terwujudnya pembangunan keperintahan yang baik. (Tts)


Sumber :

Penulis :

Editor :

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP