Top
    bdk_medan@kemenag.go.id
Khoirul : Jangan Ada Lagi Guru PAI yang GAPTEK

Khoirul : Jangan Ada Lagi Guru PAI yang GAPTEK

Jumat, 30 November 2018
Kategori : Berita
263 kali dibaca

Khoirul : Jangan Ada Lagi Guru PAI yang GAPTEK

Medan.BDK-Medan. "Guru harus melakukan perubahan dari dirinya sendiri, dan tidak meminta pihak manapun untuk mengubah dirinya."

Hal ini disampaikan Kepala Balai Diklat (BDK) Medan Drs. H. Khoirul Amani, MA pada saat membuka Diklat Di Wilayah Kerja (DDWK) Teknis substantif Penyusunan Rencana Pembelajaran Guru Pendidikan Agama Islam Madrasah Dilingkungan Kankemenag Kabupaten Mandailing Natal yang diselenggarakan dari tanggal 26 s.d 30 November 2018 bertempat di Aula MAN 2 Kabupaten Mandailing Natal. Menurut Khoirul salah satu perubahan yang harus dilakukan uru di era digital ini adalah mampu menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan menerapkannya dalam proses belajar-mengajar.

�Penguasaan akan TIK sebagai fasilitas dan sarana belajar menjadi kebutuhan wajib bagi seoarang guru dalam berlangsungnya proses belajar mengajar�, ujarnya.

Ditegaskannya, jika seorang guru tidak mengubah diri, dan tetap bertahan dengan pola-pola pembelajaran lama atau konvensional, maka ia akan tertinggal dan tergilas oleh teknologi. Bahkan pengetahuan guru tersebut akan tertinggal dan kalah cepat dengan pengetahuan yang didapat oleh siswa/siswinya yang sangat faham dan menguasai TIK, terangnya.

Jangan ada lagi guru Pendidikan Agama Islam yang "GAPTEK" gagap teknologi. TIK saat ini sudah menjadi kebutuhan bersama, bukan barang mewah atau kalangan elit, pungkasnya.

DDWK ini diikuti oleh 30 orang peserta guru PAI Madrasah dilingkungan Kankemenag Kab. Mandailing Natal. Dengan narasumber Pejabat struktural dari BDK Medan dan Kankemenag Kabupaten Mandailing Natal serta Widyaiswara BDK Medan. Sumber : sumutkemenag.go.id (Tts)


Sumber :

Penulis :

Editor :

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP