Top
    bdk_medan@kemenag.go.id
Martinus membuka DDWK secara Resmi

Martinus membuka DDWK secara Resmi

Senin, 2 Maret 2020
Kategori : Berita
243 kali dibaca

 

Gunung Sitoli. BDK Medan. 2/3/2020."Balai Diklat Keagamaan Medan menyelenggarakan Diklat di Wilayah Kerja yaitu Diklat Teknis Substantif Media Pembelajran Berbasis Multimedia Guru Madrasah di Wilayah Kerja Kantor Kementerian Agama Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Utara selama 6 hari dimulai pada tanggal 2-7 Maret 2020. Diklat tersebut diikuti oleh Guru Madrasah yang ada di Kepulauan Nias. 15 orang berasal dari Madrasah di Wilayah Kerja Kankemenag Kota Gunung Sitoli, 5 orang berasal dari Madrasah di Wilayah Kerja Kankemenag Kab. Nias Barat, 5 orang berasal dari Madrasah di Wilayah Kerja Kankemenag Kab. Nias Selatan, dan 5 orang berasal dari Madrasah di Wilayah Kerja Kankemenag Kab. Nias Utara.

Acara dimulai dengan pembukaan yang dihadiri oleh Bapak Kepala Kankemenag Kab. Nias Barat, Dr. Martinus Harefa, didampingi oleh Kepala Tata Usaha Kankemenag Gunung Sitoli Armansyah Zebua, S.Pd.I, Kasi Pendis Kankemenag Gunung Sitoli Julkarman Tanjung, M.Pd. Acara pembukaan bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Gunung Sitoli.

Martinus Harefa selaku Kepala Kankemenag Kab. Nias Barat memberikan arahan dan bimbingan sekaligus membuka Diklat tersebut menggantikan Kepala Kankemenag Kota Gunung Sitoli yang sedang mengikuti Rakernas Bimas Islam.

Martinus menyampaikan, "Multimedia adalah salah satu hal yang harus dipahami oleh para guru madrasah tanpa terkecuali karena ini sudah era nya digitalisasi, sehingga kita dituntut untuk melek terhadap teknologi. Jadikan multimedia sebagai ajang kreativitas seorang guru dalam menyampaikan pembelajaran, baik berupa animasi, video, kelas online dan lain sebagainya".

Beliau juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Balai Diklat Keagamaan Medan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Kemudian beliau membuka secara resmi kegiatan diklat tersebut, dan dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh beliau pula. Setelah jam istirahat, kegiatan dilaksanakan di tempat yang berbeda yaitu MIN Kota Gunung Sitoli. (mfz)

 

 

 

 


Sumber :

Penulis :

Editor :

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP