Top
    bdk_medan@kemenag.go.id
Menjadi Narasumber, Kakanwil Kemenagsu Tekankan Pembangunan Agama

Menjadi Narasumber, Kakanwil Kemenagsu Tekankan Pembangunan Agama

Jumat, 13 Maret 2020
Kategori : Berita
282 kali dibaca

Medan. BDK Medan. 13/3/2020. Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Iwan Zulhami, SH, M.AP menjadi narasumber pada Diklat Teknik Substantif Penyuluh Agama Islam non PNS Angkatan 7-10 di Balai Diklat Keagamaan Medan, Jumat (13/3). Turut mendampingi Kakanwil Kemenagsu Kasi Teknis Pendidikan dan Keagamaan BDK Medan, Drs. H. Muhammad Halomoan, M.Pd sebagai moderator.

Kakanwil Kemenagsu menekankan kepada penyuluh agama untuk membangun agama di daerah masing-masing sehingga pembangunan agama bisa menangkal masalah-masalah keagamaan yang terjadi. Masalah yang dimaksud adalah bahaya paham radikalisme, isu perpecahan, dan tantangan generasi masa depan.

"Kita semua ada di sini karena pembangunan agama yang ditanam keluarga kita itu bagus. Tugas saudara-saudara sekalian fokuskan pada pembangunan agama pada anak kita, keluarga kita, lingkungan kita, daerah kita, provinsi kita, sehingga benar-benar keberadaan agama itu menjadi kunci dari kenyamanan dan perdamaian", ungkap Kakanwil Kemenagsu.

Ia juga mengatakan bahwa penyuluh agama merupakan breakdown dari fungsi dan peran Kementerian Agama, sehingga penting bagi peserta untuk memahami peran dan fungsi adanya Kementerian Agama di Republik Indonesia.

"Kementerian Agama ini didirikan beberapa bulan setelah Indonesia Merdeka. Bisa kita bayangkan jika Republik ini tidak punya lembaga yang mengurus dan mengelola aktivitas keagamaan. Bahwa sampai hari ini saja masih ada gesekan-gesekan bagaimana lagi tidak ada Kementerian Agama, bisa kacau",cetus Kakanwil Kemenagsu.

Terakhir ia sampaikan kepada para penyuluh agama untuk bangga menjadi bagian dari Kementerian Agama. Kuatkan kemauan untuk bekerja secara ikhlas. Ia berharap kepada penyuluh agama di daerah untuk terjun ke daerah terpencil yang paling membutuhkan penyuluhan keagamaan. Karena menurutnya, masih banyak daerah terpencil yang masih minim pengetahuan keagamaan.

Diklat Teknik Substantif Penyuluh Agama Islam non PNS diadakan oleh Balai Diklat Keagamaan mulai 9-15 Maret 2020. Diklat ini diikuti oleh 4 angkatan (angkatan 7, 8, 9, 10) dimana masing-masing angkatan diisi 30 peserta dari seluruh kabupaten/kota se Sumatera Utara. (ibr, mfz)

 

 

 

 


Sumber :

Penulis :

Editor :

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP