Top
    bdk_medan@kemenag.go.id
Raih Predikat Taqwa Melalui Puasa Ramadhan

Raih Predikat Taqwa Melalui Puasa Ramadhan

Kamis, 24 Mei 2018
Kategori : Berita
2626 kali dibaca

Raih Predikat Taqwa Melalui Puasa Ramadhan

Medan. BDK-Medan. Diantara kewajiban-kewajiban ibadah yang diperintahkan, Allah Swt secara khusus menekankan pada perintah berpuasa sebagai sarana pembentukan insan yang bertakwa, hal ini ditegaskan dalam firman-Nya

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa".(QS Al-Baqarah: 183).

Mengapa puasa Ramadhan direkomendasikan oleh Allah untuk menjadi sarana untuk mencapai derajat takwa? Karena di dalam bulan Ramadhan terkumpul hampir semua aktifitas ibadah. Selain puasa, ada shalat Tarawih, Shalat Witir, Tadarus Al-Qur`an, kajian keislaman, zakat, infaq, shadaqah, dan i'tikaf. Selain itu, balasan pahala di bulan Ramadhan juga dilipatgandakan untuk merangsang umat Islam meningkatkan amal salehnya. Oleh karena itu, mari syukuri pertemuan kita dengan bulan Ramadhan kali ini karena tidak sedikit dari teman maupun sanak saudara kita yang tahun ini sudah tidak berkesempatan bersua lagi dengan bulan yang penuh dengan maghfirah ini.

Hal tersebut disampaikan oleh al ustadz Drs. H. Suten Hasibuan, M.Pd pada pengajian ramadhan ba'da zuhur di mesjid Ar Rahman Kampus BDK Medan Kamis 24 Mei 2018. Beliau menambahkan Taqwa adalah hasil dari ibadah seorang hamba yang selalu dirindukan dan diharapkan bagi seorang muslim, berupaya menggapai dan mempertahankan serta meningkatnya. Taqwa akan menghasilkan efek yang sangat kuat, bukan hanya pada diri sendiri tetapi juga kepada masyarakat. Diantara ciri-ciri orang-orang yang bertaqwa sebagaimana firman Allah dalam surah Ali Imran ayat 134

"(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan".

Beberapa ciri dan tanda-tanda orang yang bertaqwa sebagaimana yang disebutkan pada ayat diatas adalah :

  1. Senantiasa menginfakkan hartanya baik diwaktu lapang maupun diwaktu sempit
  2. Senantiasa menahan amarahnya.
  3. Memaafkan kesalahan orang lain
  4. Senantiasa berbuat kebajikan
  5. Disaat mereka terjatuh dalam perbuatan keji dan menganiyaya diri sendiri, mereka segera bertaubat.
  6. Dan tidak melanjutkan perbuatan kejinya dan berada pada amalan kebaikan

Diakhir tausyiahnya Suten berharap kepada diri pribadi dan seluruh jamaah semoga Ramadhan ini bisa dijadikan sebagai wahana memperbaiki diri dan di akhir nantinya menjadi orang-orang yang fitri yaitu orang-orang yang kembali bersih. Tausyiah yang dimulai pukul 13.00 s.d 13.20 WIB ini dihadiri oleh seluruh Widyaiswara dan Pegawai BDK Medan dan merupakan tausyiah kedua setelah sebelumnya Kepala Balai Diklat Keagamaan Medan Drs. H. Khoirul Amani tampil sebagai penceramah perdana pada hari senin 21/05/18 yang lalu. (Tts)


Sumber :

Penulis :

Editor :

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP