Top
    bdk_medan@kemenag.go.id
Rakor Evaluasi Kediklatan 2017

Rakor Evaluasi Kediklatan 2017

Kamis, 21 Desember 2017
Kategori : Berita
188 kali dibaca

Medan-Bdk Medan. Menjelang penghujung tahun anggaran dan program tahun 2017, Balai Diklat Keagamaan (BDK) Medan menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi Kediklatan Tahun 2017 di kampus BDK Medan selama 3 hari dari tanggal 21 s.d 23 Desember 2017. Rakor Evaluasi diikuti oleh, para Pejabat Struktural, Seluruh Widyaiswara, dan Pejabat Fungsional Umum BDK Medan, wakil dari UIN Sumatera Utara, wakil dari Kanwil Provinsi Sumatera Utara dan wakil dari MTsN 2 Medan dengan jumlah keseluruhan 62 orang peserta. Kegiatan yang bertemakan " Melalui rapat koordinasi evaluasi kediklatan tahun 2017 kita tingkatkan kualitas penyelenggaraan diklat dan profesionalitas Aparatur Sipil Negara di wilayah kerja Balai Diklat Keagamaan Medan " tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Litbang dan Diklat (Kaban) Kementerian Agama Prof. H. Abd. Rachmad, Ph.D, Kamis (21/12). Pada kesempatan tersebut Kaban yang didampingi Kepala BDK Medan Drs. H. Khoirul Amani,MA dan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Drs. H. Soritua Harahap, MM. juga berkenan menyampaikan materi Kebijakan Pengembangan Kapasitas Aparatur melalui Pendidikan dan Pelatihan di Lingkungan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dalam pokok isi materinya anatara lain Kaban menyampaikan :

  1. Tayangan Video tentang Profil Badan Litbang dan diklat, implementasi 5 budaya kerja di lingkungan Badan Litbang dan Diklat Kemeterian Agama.
  2. Workshop awal dari 5 budaya kerja pada Badan Litbang dan Diklat
  3. UU aparatur Sipil Negara nomor 5 tahun 2014 , Pasal 21, pasal 70 ayat 1 dan pasal 70 ayat 2.
  4. Tugas instansi Pemerintah terkait pengembangan kompetensi ( UU/ 5 tahun 2014 pasal 70)
  5. Kapasitas Building ( Pengembangan Kapasitas )
  6. UNDP memfokuskan pada tiga dimensi : Tenaga Kerja ( human resources), Modal ( Fisisk), Teknologi yaitu organisasi dan gaya manajemen, fungsi perencanaan, penentuan kebijakan, pengendalaian dan evaluasi, komunikasi sserta sistem informasi manajemen.
  7. Upaya pengembangan kapasitas
  8. Tujuan Pengembangan kapasitas.
  9. Sasaran pengembangan kapasitas (Masyarakat, Pemerintah dan Swasta dan kelompok lain).
  10. Tayangan video tentang diklat:
  11. Semua diklat berorientasi kepada perubahan, Diklat bukan sekedar penyerapan anggaran saja
  12. Berorientasi kepada peserta.
  13. Berorientasi kepada penguasaan subjek matter (materi diklat)
  14. Berorientasi inovasi � inovasi pembelajaran yang menyenangkan.

Serta mendorong para Widyaiswara untuk meraih gelar pendidikan� yang lebih tinggi, mendorong para widyaiswara untuk mengejar pangkat dan mengikuti orasi ilmiah, widyaiswara harus membuat sejarah yang baik dalam karir dan kehidupan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Drs. H. Soritua Harahap, MM dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan rapat evaluasi kediklatan ini. beliau menyampaikan antara Kanwil Provinsi Sumatera Utara dan BDK Medan adalah ibarat satu anggota tubuh yang satu dengan yang lainnya saling membutuhkan dan tidak bisa dipisah-pisahkan dan selama ini telah menjalin kerjasama yang sangat apik. Beliau berharap kedepannya adanya penambahan jenis dan jam diklat dan pesertanya juga dapat terus di tingkatkan kompetensinya.

Sedangkan pada kesempatan yang lain Kepala BDK Drs. Khoirul Amani, MA dalam paparan materinya menekankan beberapa hal terkait pelaksanaan diklat seperti :

  1. Harus ada monitoring dan evaluasi Alumni peserta pasca diklat.
  2. Program 2018 yang menjadi program unggulan.
  3. Program yang baik di tahun 2017 ditingkatkan kembali.
  4. Kebersihan kampus Balai Diklat perlu ditingkatkan, membuang sampah pada tempatnya.

Terutama kebersihan kamar mandi, dan lingkungan kampus BDK Medan. (Tts)


Sumber :

Penulis :

Editor :

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP