Top
    bdk_medan@kemenag.go.id
Sosialisasi SIMPEG 5.0 Guna Pemutakhiran Data Secara Mandiri

Sosialisasi SIMPEG 5.0 Guna Pemutakhiran Data Secara Mandiri

Selasa, 25 Mei 2021
Kategori : Berita
2610 kali dibaca

BDK Medan. 25/05/2021.

Di era digital saat ini, berkas data kepegawaian tidak lagi disajikan secara manual, melainkan telah terdigitalisasi sehingga lebih mudah diakses, diperbaharui dan dimonitor. Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) 5.0 sendiri merupakan aplikasi yang digunakan Kementerian Agama untuk mendukung penyajian data-data kepegawaian berbasis digital. Melalui aplikasi ini, setiap pegawai (user) akan lebih mudah melakukan penginputan, pengawasan dan monitoring terhadap data kepegawaian pribadi.

Untuk mendukung pemutakhiran data secara mandiri oleh PNS sehingga terwujudnya data kepegawaian yang mutakhir dan terintegritas, Balai Diklat Keagamaan Medan pun mengadakan Sosialisasi dan Praktik SIMPEG 5.0 pada Selasa (25/5) di Aula 3 BDK Medan yang diikuti oleh 50-an Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Balai Diklat Keagamaan Medan sehingga akan tersaji informasi data-data kepegawaian BDK Medan yang valid dan akurat.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan Medan, Dr. Salman Al Farisi, S.Ag., M.Pd. ini menghadirkan dua narasumber yakni, Yogi Pribadi, S.T. selaku subkoordinator Sistem dan Layanan Informasi Kepegawaian pada Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI serta Sudirman Abdullah, M.Pd. selaku Analisis Kepegawaian Bagian Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum pada Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Melalui SIMPEG 5.0, PNS akan diminta mengisi data-data secara mandiri. Mulai dari Pendidikan, jabatan, organisasi, dan sebagainya dengan mengunggah berkas-berkas yang telah dikonversi ke dalam bentuk pdf untuk selanjutnya diverifikasi oleh pihak biro kepegawaian.

Sudirman mengatakan bahwa dengan mengisi data secara mandiri dapat menumbuhkan rasa kepedulian terhadap kepemilikan data pribadi, dimana ia yakin bahwa masing-masing pegawai itu sendirilah yang paling memahami data kepegawaian yang ia miliki. Sehingga hal ini dapat meminimalisir kesalahan input atau data kepegawaian setiap PNS yang sebelumnya diinput oleh pihak ketiga.

Kedepannya, dalam pengusulan kenaikan pangkat dan pensiun, Sudirman mengatakan bahwa biro kepegawaian akan berpatokkan pada data yang telah di-update oleh PNS melalui aplikasi Simpeg 5.0 tersebut. (IJ)


Sumber :

Penulis : Irna Junita

Editor :

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP